Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

KEPADA MAHWI AIR TAWAR

Kita yang lahir di tanah tembakau
Merantau, pada tanah lahir kita terpukau

            Kita yang saling mengeja
            Kesetiaan moyang  begitu anggun
            Merias debaran
            Kitapun tak pernah usai diburu takjub

Kita yang lahir di tanah tembakau
Seberapapun lama merantau
Pada Madura
Rinduku, rindumu kian gelora

Junglorong, 2017


KEPADA KURNIAWAN JUNAEDHIE

Memasuki negeri bahari
Menyelami khazanah pertiwi
Yang paling memikat hati

            Sesekali gelisah
            Sesekali sumringah

Sesekali airmata jadi penanda
Saat bahagia sebatas cita

            Sesekali ceria
            Saat sebaris memuruahkan bangsa

Junglorong, 2017


HUJAN YANG SAMA

: Farrohah Ulfa

Ini hujan yang sama
Tempat kita memulakan cinta
Tempat kita menyepakati surge
Bermukim dalam setia

Ini hujan yang sama
Memotret perjalanan cinta penuh doa
Kau yang mengutuhkan rusukku
Dalam menggenapkan restu

Junglorong, 2017


 

CERITA DARI NEGERI BAHARI

: Para Penyair Negeri Poci

Ini kali hidup begitu musykil
Saat bahagia sebatas gigil

            Negeri bahari
            Surga yang tersembunyi
            Buat anak-cucu pertiwi

Bila malam datang

            Gelombang menerjang

Dalam setia, tak teraba bimbang

Junglorong, 2017


MASA DEPAN SEBUAH NEGERI

Masa depan sebuah negeri
Ada pada doa leluhur paling murni
Ada pada abdi muda-mudi yang paling suci

Masa depan sebuah negeri
Ada dalam tiap diri
Yang saling mengkaji, saling melengkapi

Masa depan sebuah negeri
Ada pada muda-mudi yang diberkati
Ilahi

Junglorong, 2017


SISI TERMANIS DARI RINDU

Setia yang mengharu biru
Tatapan yang tak merajamkan ragu
Ucapan yang merimbunkan restu
Riasan masa tunggu

Junglorong, 2017

 


MOH. GHUFRON CHOLID
Moh. Ghufron Cholid adalah nama pena Moh. Gufron, S.Sos.I, lahir dan dibesarkan di Bangkalan, 7 Januari 1986 M. Tamat SDN Blega 03 (1999), tamat SLTPN 01 Blega (2002), alumni TMI Al-Amien Prenduan (2006), menyelesaikan studi S1nya di IDIA Prenduan Fak. Dakwah Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Menulis puisi, cerpen, pantun dan esai serta melukis. Karya-karyanya tersebar di berbagai media seperti Mingguan Malaysia, New Sabah Times, Mingguan Wanita Malaysia, Mingguan WartaPerdana, Utusan Borneo, Tunas Cipta, Daily Ekspres, Utusan Malaysia, Bali Post, Radar Surabaya, Radar Bekasi, Radar Madura, Koran Madura, Denpos, Tanjung Pinang Pos, Majalah Horison, Majalah SABILI, Majalah QA, Majalah QALAM, poetry.com, poemhunter.com dll juga terkumpul dalam berbagai antologi, terbit di dalam maupun luar negeri seperti Mengasah Alief (2007), Epitaf Arau, Akar Jejak (2010),Jejak Sajak, Sinar Siddiq (Malaysia, 2011)Menyirat Cinta Haqiqi (2012), Ketika Gaza Penyair Membantah, Unggun Kebahagiaan (Garapan Abdul Halim Ali, Upsi Perak Malaysia, 2012), Anjung Serindai, Poetry-poetry 120 Indonesian Poet (2012), Flows into the Sink into the Gutter (2012), Indonesian Poems Among the Continents (2012), 127 Penyair Dari Sragen Memandang Indonesia (2012), Indonesia Dalam Titik 13 (Antologi bersama penyair lintas daerah, 2013), Solo dalam Puisi (2014), Plura4 (Malaysia, 2014), Bagan Datoh Bandar Di Tepi Muara (Persatuan Karyawan Perak, 2016) Tanjong Malim Bandar Muallim (Persatuan Karyawan Perak, 2016), Teluk Intan Bandar Menara Condong (Persatuan Karyawan Perak, 2016), Antologi Puisi Nusantara Lebih Baik Putih Tulang Daripada Putih Mata (Komunitas Masyarakat Lumpur, 2017), dll. Beberapa puisinya pernah dibacakan di Japan Foundation Jakarta (10 Agustus 2011), di UPSI Perak Malaysia (25 Februari 2012), di Rumah PENA Kuala Lumpur Malaysia(2 Maret 2012) dan di Rumah Makan Biyung Jemursari Surabaya dalam acara buka bersama Pipiet Senja (30 Juli 2012), di Jogja dalam Save Palestina (2012), di Sragen dalam Temu 127 Penyair Dari Sragen Memandang Indonesia (20 Desember 2012), di Pekalongan dalam Indonesia di Titik 13 (Maret 2013), di Sastra Reboan dalam Temu Sastra Indonesia-Malaysia (Agustus 2013), di P.O.RT AmanJaya, Mydin Mall dan Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia dalam Kongres Penyair Sedunia ke 33 (21,23, 26 Oktober 2013), di Brunei ketika menikmati indah kampoeng air (7 November 2013) di Al-Izzah Islamic Boarding School Batu Jawa Timur dalam safari menulis bersama Pipiet Senja dkk (Juli, 2014), di RRI Sumenep (5 Januari 2015), di Pondok Pesantren Putri dan Putra Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan (27&28 Juni 2015), di Bandung dalam Temu Sastra Indonesia Malaysia (2015), di Janati Park dalam Temu Mahasiswa Madura selepas shalat Idul Adha (24/09/2015), di Kampung Toga Sumedang (2015), di Teater Gunung Kunci Sumedang (26/09/2015), di Pesantren Al-Amien PRENDUAN dalam acara Bhineka Tunggal Ika (26/10/2015). Juara 3 Lomba Menulis Surat Proses Kreatif Menulis (FAM, 2012), Penerima Anugerah Kedua Hescom2015 (5 Desember 2015) di Malaysia, juara 2 esastera kritikan cereka Sumpahan karya Prof Irwan Abu Bakar (Malaysia, 2016), juara 2 esastera kritikan deklamasi puisi (Malaysia, 2016). Juara 1 Lomba Cipta Puisi di Group RUAS diikuti penulis Indonesia-Malaysia (2016). Alamat Rumah Pondok Pesantren Al-Ittihad Junglorong Komis Kedungdung Sampang Madura. HP 087850742323.