11 Desember 2016 | Puisi | 1176 hits

Puisi-Puisi Syafrizal Sahrun

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang
 

ULANG TAHUN

si penyair bangkit dari mabuknya
hujan masih gerimis di luar
berdiri ia di belakang tingkap
: sehelai daun lepas dari rantingnya.

Percut, 2015


DI AMBANG PINTU

di ambang pintu
datang jua angin itu
menderu

marak juga unggun
yang dibenam selalu

gerimis masih tinggal amis
di ambang pintu
ia yang menderu

menyatakan dirinya
di kakiku.

Percut, 2015


JENDELA

terpeluk jua ia yang
hampa. hujan cuma

sisa di kaca jendela
unggun menyala

di dalam aku
menggigil
jua

aku tulis sepucuk
senja. buat ia yang datang
tapi sekadar bayang

seperti gulung gelombang
tersesat di muka karang.

Percut, 2015


SYAFRIZAL SAHRUN


JHON FS. PANELahir di Desa Percut, Sumatera Utara, 4 November 1986. Bekerja di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. Bergiat di Komunitas Home Poetry dan mendirikan Komunitas Suara Siswa di tempatnya bekerja. Menulis puisi dan esai sastra di beberapa surat kabar. Alumnus UISU dan kini menempuh Program Pascasarjana di Universitas Muslim Nusantara, Medan. Ia juga aktivis Omong-omong Sastra Sumatera Utara.

Bergabung dan ikuti social media SYAFRIZAL SAHRUN